SUMSEL24JAM— Kebakaran besar yang menimbulkan kepanikan warga terjadi di kawasan belakang Kantor Camat Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa malam (15/9/2026).
Menurut keterangan sejumlah warga kepada awak media, kobaran api disebut bermula dari sebuah gudang yang diduga digunakan untuk aktivitas bleaching BBM.
Warga juga menyebut gudang tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan seseorang yang mereka kenal dengan nama “Syara”. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
Besarnya kobaran api membuat warga di sekitar lokasi panik dan khawatir api merembet ke permukiman maupun fasilitas di sekitarnya.
Sejumlah warga mengaku telah resah dengan keberadaan aktivitas yang diduga berlangsung di gudang tersebut.
Mereka meminta pihak berwenang memastikan apakah kegiatan pengolahan atau penyimpanan BBM di lokasi tersebut memiliki izin dan memenuhi ketentuan keselamatan.
“Warga tentu sangat khawatir. Lokasinya berada di belakang Kantor Camat dan tidak jauh dari lingkungan masyarakat. Kalau terjadi kebakaran besar seperti ini, kami takut api merembet dan menimbulkan korban,” ujar seorang warga.
Warga lainnya berharap aparat penegak hukum (APH) tidak hanya melakukan penanganan setelah terjadi kebakaran, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas yang diduga berlangsung di lokasi tersebut.
“Masyarakat berharap jangan sampai setelah kejadian ini aktivitas kembali berjalan seperti biasa. Kalau memang ada pelanggaran, kami minta ditindak sesuai hukum,” ungkap warga lainnya.
Peristiwa tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai legalitas gudang, jenis kegiatan yang dilakukan, serta pengawasan terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan BBM.
Warga meminta pihak berwenang melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, status perizinan gudang, jenis aktivitas yang berlangsung, serta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan lokasi tersebut.
Terkait nama “Syara” yang disebut sejumlah warga, pihak berwenang diharapkan melakukan klarifikasi untuk memastikan apakah yang bersangkutan memiliki keterkaitan dengan pengelolaan atau operasional gudang tersebut.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai penyebab pasti kebakaran, status perizinan gudang, maupun pihak yang bertanggung jawab masih menunggu keterangan resmi dari instansi berwenang. (RedaksiSumsel24jam)